المعهد مطالع الأنوارالإسلامي

Jalan Kartini Gang VI No. 09 Desa Pangarangan Kecamatan Kota Sumenep Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur

Mathali’ul Anwar

Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar terletak di Jalan Kartini, Gang V No.49, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Timur.
Lokasi pesantren sangat menguntungkan karena berada di pusat kota Kabupaten Sumenep, yang mana hal tersebut memudahkan komunikasi,
baik dengan instansi pemerintah maupun dengan masyarakat luas.

Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar didirikan oleh (Alm.) Kyai Abdullah bin Husain pada tahun 1930 (Ada yang juga menyebutkan 1933 M.) di kabupaten Sumenep Madura.
Pendirian itu berawal dari inisiatif beliau untuk mengembangkan pendidikan islam dan mensyiarkannya, sebagai upaya meneruskan sunnah dan perjuangan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallama. Dengan kata lain, pendirian Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar ini bertujuan menjadi langkah alternative dalam mengembangkan keilmuan dan keislaman serta perbaikan akhlaq dimasyarakat pada umumnya dan para pemuda pada khususnya. Pada tahun 1985, Kyai Abdullah bin Husain menunjuk putranya yaitu KH. Muhammad Said Abdullah untuk melanjutkan pendidikan Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar sekaligus jadi pengasuh hingga saat ini. Dewasa ini, pengembangan Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar melakukan berbagai penyesuaian dan strategi. Hal itu ditempuh sebagai langkah menjawab tantangan perkembangan masyarakat, narasi-narasi keilmuan dan teknologi yang banyak menuntut dan peningkatan dan inovasi dibidang pendidikan dan kesejahteraan sosial. Penyesuain dan strategi itu diambil dalam rangka memberdayakan dan mengembangkan sumberdaya yang ada secara optimal. Karena itu pengembangan dan pembaharuan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua, perlu digalakkan terus. Sejalan dengan tuntutan perkembangan tersebut, Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar selain mengadakan pengajian kitab–kitab kuning, juga mengembangkan pendidikan formal, antara lain Sekolah Menengah Pertama (SMP YAS’A) dan Sekolah Menengah Atas (SMA YAS’A). Pada awal berdirinya, Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar menggunakan sistem pendidikan salafiah yaitu pendidikan yang konsentrasi pengajarannya focus pada kajian-kajian kitab keislaman dengan metode klasik.Meski demikian, para santri yang berkeinginan untuk menuntut ilmu pendidikan formal seperti PGA (Pendidikan Guru Agama) setingkat SLTA masa itu diizinkan untuk menimba ilmu pendidikan diluar Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar.

Visi :

Mensyiarkan dan menyebarkan Agama Islam yang kaffah
Mencetak santri yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT dan berakhlaqul karimah
Mencetak santri yang berwawasan IPTEK dan berkepribadian IMTAQ
Mencetak santri yang berwawasan kebangsaan, ke-indonesiaan dan ke-NU-an.

Misi :

Melaksanakan ubudiyah secara totalitas dan konprehensif
Melaksanakan pembelajaran berbasis kitab kuning
Melaksanakan pendidikan formal dan non formal dipondok pesantren
Menerapkan aturan-aturan yang berbasis syari’ah islam
Mengadakan diskusi, musyawarah, bahtsul masa’il kitab kuning
Melaksanakan pelatihan-pelatihan dasar mengajar bagi santri senior (Ma’had aly)

KH. Abus Suyuf Ibnu Abdillah

 

Sistem pendidikan merupakan salah satu langkah atau cara untuk mencerdaskan santri, pondok pesantren yang baik adalah pondok pesantren yang memiliki sistem pendidikan yang baik pula, dalam hal ini Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar memiliki sistem pendidikan yang lebih condong pada ilmu alat atau ilmu nahwu shorrof. Ilmu nahwu shorrof sendiri merupakan ilmu dasar yang wajib di pelajari oleh para santri yang ingin mengkaji atau memahami sebuah kitab.
Sistem kelas diniyah Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar sendiri menggunakan sistem seleksi. Seberapa banyak kapasitas pengetahuan yang calon santri miliki. Sistem kelas diniyah Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar memiliki 3 tingkatan, yaitu isti’dadiyah, awwwaliyah dan juga wustha, dan setiap kelas yang berbeda memiliki tingkat seleksi yang berbeda pula. Mulai dari seleksi baca Al-Qur’an, kitab Al-Jurmiyah, Imrithi dan juga Alfiyah Ibnu Malik. Selain itu, sistem pendidikan Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar memiliki tim khusus monitoring yang bertujuan untuk menguji seberapa jauh pengetahuan santri yang telah di pelajari setiap bulannya.