Pendidikan

Pondok Pesantren Mathali'ul Anwar

Pendidikan

Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar

            Sistem pendidikan merupakan salah satu langkah atau cara untuk mencerdaskan santri, pondok pesantren yang baik adalah pondok pesantren yang memiliki sistem pendidikan yang baik pula, dalam hal ini Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar memiliki sistem pendidikan yang lebih condong pada ilmu alat atau ilmu nahwu shorrof. Ilmu nahwu shorrof sendiri merupakan ilmu dasar yang wajib di pelajari oleh para santri yang ingin mengkaji atau memahami sebuah kitab.

            Sistem kelas diniyah Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar sendiri menggunakan sistem seleksi. Seberapa banyak kapasitas pengetahuan yang calon santri miliki. Sistem kelas diniyah Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar memiliki 3 tingkatan, yaitu isti’dadiyah, awwwaliyah dan juga wustha, dan setiap kelas yang berbeda memiliki tingkat seleksi yang berbeda pula. Mulai dari seleksi baca Al-Qur’an, kitab Al-Jurmiyah, Imrithi dan juga Alfiyah Ibnu Malik. Selain itu, sistem pendidikan Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar memiliki tim khusus monitoring yang bertujuan untuk menguji seberapa jauh pengetahuan santri yang telah di pelajari setiap bulannya.

            Setiap malam sabtu dan malam ahad Pengasuh Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar molang atau mengkaji kitab Fathul Qorib Al-Mujib dan Ghautsul ‘Ibad, selain itu saudara ke-7 beliau juga turut mengkaji kitab Riyadus Shalihin. Begitu juga dengan dewan pengasuh dan asatidz. Beliau juga turut andil dalam mengkaji kitab-kitab lainnya. Seperti halnya peminatan santri dalam kitab-kitab tertentu.

            Selain mengedepankan sistem kitabiyahnya. Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar juga mengadakan latihan muhadhoroh rutin yang dilaksanakan setiap setengah bulan sekali. Yang mana muhadharah ini berisikan bermacam-macam penampilan seperti halnya qiro’ah, sholawat, pidato dan juga ada pembacaan puisi. Hal ini bertujuan untuk melatih santri dalam mengembangkan atau menumbuhkan bakat santri dan juga turut melatih mental santri agar nantinya santri tidak lagi memiliki rasa takut atau ketidaksiapan kelak bila terjun langsung kepada masyarakat.

Pada hari-hari tertentu juga Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar mengadakan ekstrakulikuler peminatan. Hal ini di tujukan kepada santri yang ingin lebih memperdalam kemampuan atau keahlian yang mereka miliki, ekstrakulikuler yang dapat santri ikuti antara lain :

  1. Kepenulisan (Jurnalistik)
  2. Pidato
  3. Qori’
  4. Al-Banjari
  5. Pencak Silat Pagar Nusa

Ekstra ini juga termasuk penting karna dapat menggali potensi terpendam yang santri miliki sampai kemampuan itu bisa dianggap layak untuk di aplikasikan di masyarakat luas.

المعهد مطالع الأنوارالإسلامي

شكرا خاص لرعاتنا

لَا سُرُوْرَ يَعْدِلُ صُحْبَةَ الإخْوَانِ وَلا غَمَّ يَعْدِلُ فِرَاقَهُمْ. وَالْغَرِيْبُ مَنْ فَقَدَ إِلْفَهُ، لَا مَنْ فَقَدَ مَنْزِلَهُ

" Tidak ada kebahagiaan yang menandingi kebersamaan dengan Teman (Saudara) dan tidak ada kesedihan yang menandingi perpisahan dengan mereka. Orang yang asing adalah orang yang kehilangan ketentramannya, bukan orang yang kehilangan tempat tinggalnya".
(Imam Syafi'i)
SejarahVisi Misi